Tampilkan postingan dengan label Ujian Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ujian Nasional. Tampilkan semua postingan

MEMBACA MATRIKS/TABEL DAN GRAFIK

PEMBAHASAN SOAL UN 2016/2017 SMK/MAK
MENENTUKAN INFORMASI TERSURAT DALAM MATRIKS 
Kunci Jawaban: C

Pembahasan

Soal di atas menanyakan pernyataan yang sesuai dengan isi matriks. Jika dikaitkan dengan kisi-kisi UN 2017/2018 termasuk ke dalam ruang lingkup materi membaca nonsastra level kognitif pengetahuan dan pemahaman. Kompetensi yang diuji yaitu menentukan informasi tersurat teks/menentukan pernyataan yang sesuai isi matriks dengan tepat.


Matriks adalah tabel yang disusun dalam lajur dan jajaran sehingga butir-butir uraian yang diisikan dapat dibaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. Berdasarkan data-data yang terdapat dalam matriks tersebut, pernyataan yang sesuai dengan isi matriks adalah Jumlah korban yang meninggal lebih dari 100 orang terjadi pada kecelakaan mobil dan motor (pilihan jawaban C). Hal ini sesuai dengan data pada matriks yang menunjukkan jumlah korban yang meninggal pada kecelakaan mobil 126 dan pada motor 159 orang. Pilihan jawaban A, B, D, dan E tidak sesuai dengan isi informasi pada matriks.

 RINGKASAN MATERI

MEMBACA MATRIKS DAN GRAFIK

A.  Pengertian Matriks dan Grafik

Matriks adalah tabel yang disusun dalam lajur dan jajaran sehingga butir-butir uraian yang diisikan dapat dibaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan (https://kbbi.web.id/matriks)

Grafik adalah lukisan pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar (tentang turun naiknya hasil, statistik, dan sebagainya) (https://kbbi.web.id/grafik)

B.  Langkah-Langkah Membaca Matriks dan Grafik

Langkah-langkah untuk membaca grafik dan matriks adalah sebagai berikut.

1.        Membaca judul matriks atau grafik

Judul pada grafik dan matriks memberikan gambaran yang padat tentang informasi yang akan disampaikan. 

2.         Membaca informasi dalam matriks atau grafik

Informasi pada matriks  atau grafik terdapat pada bagian atas, bagian bawah, dan sisi dari grafik atau matriks yang merupakan kunci penjelasan tentang materi yang disajikan dan berupa urutan tahun  persentase, dan angka-angka

3.         Mengajukan pertanyaan tentang isi matriks atau grafik

Untuk mengetahui informasi dalam matriks atau grafik kita dapat mengjukan pertanyaan tentang tujuan grafik atau matriks tersebut. Untuk dapat mengetahui tujuan itu dengan mengubah judul menjadi pertanyaan di mana, seberapa banyak, atau bagaimana terjadinya. Jawaban dari pertanyaan tersebut ada pada grafik atau matriks.

4.         Membaca secara keseluruhan data-data pada matriks atau grafik

untuk mendapat keterangan dan informasi yang disajikan secara utuh, kita harus membaca data-data dalam matriks atau grafiks secara menyeluruh. Sementara membaca, kita harus selalu mengingat maksud dan tujuan informasi matriks atau grafik tersebut.




MELENGKAPI TEKS DENGAN KATA GANTI ATAU PRONOMINA YANG TEPAT

PEMBAHASAN SOAL UN 2016/2017 SMK/MAK
MELENGKAPI TEKS  DENGAN KATA GANTI ATAU PRONOMINA YANG TEPAT.
Kunci Jawaban: B

Pembahasan

Soal di atas menanyakan pronominal yang tepat untuk melengkapi teks. Jika dikaitkan dengan kisi-kisi UN 2017/2018, soal di atas termasuk ke ruang lingkup materi menulis terbatas level kognitif aplikasi. Kompetensi yang diuji yaitu melengkapi kata/istilah yang tepat sesuai konteks.


Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Salah satu jenis pronomina yaitu kata ganti orang (pronomina persona) yang terbagi tiga (kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga) dan dapat bersifat tunggal maupun jamak. Pada soal di atas pronomina digunakan untuk mengganti kata Usman (orang ketiga tunggal). Oleh karena itu, pronomina yang tepat untuk mengganti  kata Usman adalah dia (pilihan jawaban B).

RINGKASAN MATERI

PRONOMINA

Pronomina atau kata ganti adalah jenis katayang menggantikan nomina atau frasa nomina. Contohnya adalah saya, kapan, -nya, ini.

Penggolongan

Cara pembagian kata ganti bermacam-macam tergantung rujukan yang digunakan. Berikut adalah salah satu cara penggolongan pronomina.

1.      Kata ganti orang (pronomina persona). Terbagi tiga dan dapat bersifat tunggal maupun jamak, baik kata maupun frasa pronomina. Hanya dapat digunakan untuk mengganti nomina orang, nama orang, atau hal-hal lain yang dipersonifikasikan. Perkecualian adalah "ia", yang dalam kalangan terbatas sering digunakan untuk menggantikan nomina tak bernyawa

Penjelasan kata ganti orang sebagai berikut.

      a. Kata ganti orang pertama tunggal

          Contoh  : aku, saya

      b. Kata ganti orang pertama jamak

          Contoh  : kami, kita.

      c. Kata ganti orang kedua tunggal

          Contoh : kamu, anda

      d. Kata ganti orang kedua jamak

          Contoh : kalian

      e. Kata ganti orang ketiga tunggal

          Contoh : dia, ia, beliau

      f. Kata ganti orang ketiga jamak

   Contoh : mereka

o        Pronomina perlu dibedakan dari sapaan, seperti Saudara, Bapak, Ibu, Tuan, Nyonya, Yang   Mulia, dsb. Sebagian dari mereka termasuk nomina.

2.      Kata ganti pemilik. Misalnya -ku, -mu, -nya. Untuk "-nya" dapat digunakan untuk kata ganti selain nomina orang.

3.      Kata ganti penanya; berfungsi menanyakan benda, waktu, tempat, keadaan, atau jumlah,dsb. Misalnya apa, kapan, mengapa, siapa, bagaimana, berapa, di mana, ke mana.

4.      Kata ganti petunjuk. Misalnya ini, itu.

5.      Kata ganti penghubung. Misalnya yang.

6.      Kata ganti tak tentu. Misalnya barang siapa. (https://id.wikipedia.org/wiki/Pronomina)

Inilah Jadwal UNBK 2017-2018 Terbaru

Jadwal UNBK 2018 Terbaru
Ujian Nasional Berbasis komputer rencananya akan dilaksanakan pada bulan april mendatang. Informasi ini tentunya cukup penting diketahui oleh sekolah-sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer khususnya bagi satuan pendidikan SMP/Mts, SMA/SMK/MA.

Untuk dapat mengikuti UN berbasis Komputer tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah pelaksana. salah satunya sarana dan prasarana pendukung yakni Perangkat komputer yang memenuhi standar komputer UNBK baik itu intuk PC server maupun PC client.

A. SIMULASI II UNBK
Batas Pendataan dan Penetapan Sekolah UNBK, 25 Januari 2018.
Batas Atur Server dan Sesi, 26 - 31 Januari 2018.
Penyiapan Data di Pusat, 11 - 8 Februari 2018.

Sinkronisasi
  • SMK : 9 - 10 Februari 2018
  • SMA : 16 - 17 Februari 2018
  • SMP : 23 24 Februari 2018
Simulasi Hari ke-1 dan Hari ke-2
  • SMK : 13 dan 14 Februari 2018
  • SMA : 20 dan 21 Februari 2018M
  • SMP : 27 dan 28 Februari 2018
B. SIMULASI 3 (GLADI BERSIH)
Batas Atur Server dan Sesi
  • SMA-SMK : 24 Februari 2018
  • SMP : 11 Maret 2018
Penyiapan Data di Pusat
  • SMA-SMK : 25 Februari - 2 Maret 2018
  • SMP : 12 - 16 Maret 2018
Sinkronisasi
  • SMK : 3 - 4 Maret 2018>
  • SMA : 10 - 11 Maret 2018
  • SMP : 17 - 18 Maret 2018
Simulasi Hari ke-1 dan Hari ke-2
  • SMK : 6 dan 7 Maret 2018
  • SMA : 13 dan 14 Maret 2018
  • SMP : 20 - 21 Maret 2018
C. JADWAL TEKNIS (UNBK UTAMA)
Batas Atur Server dan Sesi
  • SMK : 12 Maret 2018
  • SMA : 19 Maret 2018
  • SMP : 16 April 2018
Sinkronisasi UNBK Utama
  • SMK : 30 Maret - 1 April 2018
  • SMA : 7 - 8 April 2018
  • SMP : 27 - 28 April 2018
UNBK Utama
  • SMK : 3 - 6 April 2018
  • SMA : 10 - 13 Arpil 2018
  • Paket C : 15,16,22,23 April 2018
  • SMP : 2,3,4,8 Mei 2018 atau 9,10,15,16 Mei 2018
  • Paket B : 13,14,20,21 Mei 2018
Batas Atur Server dan Data Susulan
  • SMA - SMK : 14 April 2018
  • SMP : 17 Mei 2018
Sinkronisasi Susulan
  • SMA-SMK : 16 April 2018
  • SMP : 20 Mei 2018
UNBK Susulan
  • SMA - SMK : 17 - 18 April 2018
  • SMP : 22 - 23 Mei 2018
Catatan :

Untuk Propinsi Bali libur keagamaan tanggal 3-6 April 2018, sehingga UNBK SMK/MAK dilaksanakan pada tanggal 10-13 April 2018 bersamaan dengan UNBK SMA/MA.

Sedangkan untuk Propinsi NTT libur keagamaan tanggal 10-16 April 2018 sehingga UNBK SMA/MA dilaksanakan tanggal 3-6 April 2018 bersamaan dengan UNBK SMK.

Selanjutnya untuk mengetahui daftar sekolah pelaksana UNBK tahun pelajaran 2017/2018, silahkan KLIK DISINI.



PENGGUNAAN KONJUNGSI/KATA PENGHUBUNG YANG SALAH

PEMBAHASAN SOAL UN 2016/2017 SMK/MAK 
MENGIDENTIFIKASI KESALAHAN PENGGUNAAN KONJUNGSI
Kunci Jawaban: B

Soal di atas menanyakan penggunaan kata penghubung yang tidak tepat pada teks. Jika dikaitkan dengan kisi-kisi UN 2017/2018 termasuk ke dalam ruang lingkup materi menyunting kata, kalimat, dan paragraf level kognitif pengetahuan dan pemahaman. Kompetensi yang diuji yaitu mengidentifikasi kesalahan penggunaan konjungsi/ mengidentifikasi kesalahan penggunaan kata penghubung dalam paragraf dengan tepat.


Kata penghubung adalah Konjungsi adalah suatu kata tugas atau kata penghubung yang berfungsi untuk menghubungkan dua buah klausa, kalimat, paragraf atau lebih.

Penggunaan kata penghubung yang tidak tepat pada teks tersebut adalah karena. Kata penghubung karenadigunakan untuk menyatakan hubungan sebab. Pada kalimat kedua, kata karena digunakan untuk menghubungkan kata-kata kasih sayang dan tegas yang tidak memiliki hubungan sebab akibat. Sifat hubungan kedua bentuk bahasa tersebut adalah pertentangan sehingga kata penghubung yang digunakan seharusnya namun.

RINGKASAN MATERI

MACAM-MACAM KATA PENGHUBUNG

Berdasarkan fungsinya konjungsi atau kata hubung terdiri dari beberapa jenis, yaitu :

1. Konjungsi Aditif atau Gabungan

Konjungsi aditif atau gabungan merupakan konjungsi yang berfungsi menghubungkan antar klausa, kalimat dan paragraf yang memiliki kedudukan yang sama. Kata hubung yang sering digunakan untuk konjungsi ini adalah : dan, lagipula, dan serta. Contoh :

·         Ibu sedang memasak dan Ayah membaca koran.

·         Ayah, Ibu serta Kakak akan ke Bandung minggu depan.

2. Konjungsi Pertentangan

Konjungsi pertentangan merupakan bentuk kata hubung yang menghubungkan dua buah kalimat, kata, ataupun klausa yang sederajat namun mempertentangkan kedua bagian tersebut. Kata hubung yang biasa dipakai pada konjungsi ini adalah tetapi,melainkan dan sedangkan. Contoh :

·       Rumah itu besar tetapi tidak terawat.

·       Banyak yang ingin sekolah tetapitidak punya biaya.

·       Mereka tidak berbohong, melainkanmengatakan yang sebenarnya.

3. Konjungsi Pilihan

Konjungsi pilihan atau disjungtif adalah bentuk konjungsi yang berfungsi menghubungkan dua unsur kalimat atau lebih dengan tujuan untuk memilih. Kata hubung yang biasa digunakan adalah : atau, ataupun, maupun. Contoh :

·       Kamu mau membeli sepatu atau tas?

·       Nasi goreng ataupun Mie goreng sama saja, keduanya dia suka.

·       Baik pagi, siang maupun malam, kerjanya bermalas-malasan saja.

4. Konjungsi Waktu

Konjungsi waktu memiliki fungsi sebagai kata hubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal. Konjungsi waktu bisa menjelaskan hubungan yang sederajat maupun tidak sederajat. Contoh kata hubung yang biasa digunakan adalah sebelumnya, selanjutnya, bilamana, sejak, sesudah dan lainnya. Contoh :

·       Setelah kata sambutan dari kepala sekolah acara selanjutnya adalah pentas seni.

·       Mereka sudah ada disana sejakhujan turun.

·       Gita membaca buku yang sebelumnyadia pinjam dari perpustakaan.

5. Konjungsi Tujuan

Konjungsi tujuan adalah konjungsi yang menjelaskan maksud, tujuan suatu kejadian atau tindakan. Kata hubung yang biasa digunakan diantaranya adalah : guna, untuk, agar, dan supaya. Contoh :

·         Ibu membuat sarapan untuk Aldi.

·         Mereka membersihkan kali supayatidak banjir lagi saat musim penghujan.

·         Polisi mengatur lalu lintas agarjalanan tidak macet.

·         Ibu menghukumnya guna memberinya pelajaran.

6. Konjungsi Sebab

Konjungsi sebab atau kausal merupakan bentuk kata hubung yang menjelaskan kejadian yang terjadi akibat suatu sebab tertentu/khusus. Kata hubungnya adalah : sebab dan karena. Contoh :

·       Banjir yang terjadi kemarin karena saluran air tersumbat.

·       Aldi jatuh sakit karena bekerja terlalu keras.

·       Mereka percaya dengan cerita itu sebab mereka sudah mengalaminya sendiri.

7. Konjungsi Akibat

Konjungsi akibat atau konsekutif merupakan bentuk kata hubung yang menerangkan bahwa suatu keadaan tersebut dapat terjadi karena penyebab yang lainnya. Contoh kata hubung yang digunakan adalah : Sehingga, sampai, dan akibatnya. Contoh :

·       Gugun malas belajar akibatnya dia tidak lulus ujian.

·       Anak-anak terlalu asyik bermain sampaimereka lupa hari sudah malam.

8. Konjungsi Syarat

Konjungsi syarat atau kondisional adalah jenis kata hubung yang menerangkan bahwa kejadian tersebut dapat terjadi apabila syarat-syaratnya terpenuhi. kata hubung yang sering digunakan adalah jika, jikalau, kalau, dan apabila. Contoh :

·       Semua siswa pasti lulus kalau rajin belajar.

·       Aldi tidak akan sakit apabila kemarin tidak berhujan-hujanan.

·       Ani akan datang jika ada yang menjemputnya.

9. Konjungsi tak Bersayarat

Kata penghubung ini berfungsi menyatakan bahwa suatu hal bisa terjadi tanpa perlu ada syarat yang harus terpenuhi. Contoh kata hubung yang sering digunakan adalah : walaupun, meskipun, dan biarpun. Contoh dalam kalimat :

·       Mereka tetap bermain walaupunhujan deras.

·       Rudi tetap pergi sekolah meskipunsedang sakit.

·       Kakak tetap pergi biarpun Ayah sudah melarangnya.

10. Konjungsi Perbandingan

Kata hubung ini berguna untuk menghubungkan dua hal dan kemudian membandingkannya. Kata yang sering dipakai diantaranya adalah : seperti, sebagai, bagai, dan bagaikan. Contoh :

·       Anak kembar yang mirip itu bagaikan pinang dibelah dua

·       Jalannya sangat lambat seperti siput.

·       Mereka selalu bertengkar bagai kucing dan anjing.

11. Konjungsi Korelatif

Kata hubung ini bertujuan untuk menghubungkan dua kalimat yang masih memiliki hubungan sehingga bagian yang satu langssung mempengaruhi bagian yang lain atau kalimat yang satu melengkapi kalimat yang lain. contoh kata hubung nya adalah : tidak hanya….tetapi juga, sedemikian rupa…sehingga, dan bukannya…melainkan. Contoh :

·       Kakaknya tidak hanya Mahasiswa tetapi juga seorang Wiraswasta.

·       BaikMessi maupun Ronaldo keduanya adalah pemain sepak bola yang hebat.

12. Konjungsi Penegas

Kata hubung ini berfungsi sebagai penegas atau meringkas bagian kalimatnya sebleumnya. contoh kata yang serin dipakai adalah : bahkan, apalagi, yaitu, dan yakni. Contoh :

·       Dia orang yang sangat kaya bahkanmelebihi kekayaan seorang Presiden.

·       Jalanan Jakarta selalu macet apalagidikala hujan.

·       Beberapa tempat liburan favoritnya, yaitupantai, perdesaan dan pegunungan.

13. Konjungsi Penjelas

Kata hubung ini berfungsi untuk menjelaskan kalimat sebelumnya agar lebih terperinci. kata yang sering dipakai diantaranya adalah bahwa. Contoh :

·       Mereka yakin bahwa Dia bukan pelakunya sebenarnya.

·       Ibu bilang bahwa Ayah akan pulang larut malam hari ini.

·       Pencuri itu berjanji bahwa dia tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

14 Konjungsi Pembenaran

Kata hubung ini biasa disebut juga dengan konsesif adalah suatu kata hubung yang berfungsi menghubungkan dua hal dengan cara membenarkan suatu hal sekaligus menolak hal lainnya. Contoh kata hubung pada konjungsi ini adalah : walaupun, meskipun, biar, dan biarpun. Contoh :

·       Mereka tetap diam walaupun tahu siapa pelakunya.

·       Anak-anak itu tetap bermain meskipunsudah dilarang,

·       makanan itu tetap laku meskipunhampir semua tahu makanan itu kurang sehat.

15. Konjungsi Urutan

Konjungsi ini berfungsi menyatakan urutan suatu hal. Kata hubung yang sering dipakai diantaranya adalah : lalu dan kemudian. Contoh kalimat :

·       Panaskan dulu minyaknya, setelah panas baru kemudian masukan bumbu-bumbunya.

·       Kita mampir ke Bandung terlebih dahulu lalu baru kita ke Lembang.

16 Konjungsi Pembatas

Konjungsi ini bertujuan untuk menyatakan suatu batasan terhadap suatu keadaan/kejadian. Kata hubung yang sering digunakan adalah : kecuali, selain, dan asal. Contoh :

·       Mereka belum boleh pulang kecualiada mereka sudah menyelesaikan tugas tersebut.

·       Peserta rapat menyetujui usulan ketua asalkeinginan mereka juga dipenuhi.

·       Selainpetugas perpustakaan, yang lain dilarang masuk. (https://dosenbahasa.com/macam-macam-kata-penghubung)


MELENGKAPI TEKS EKSPLANASI

PEMBAHASAN SOAL UN 2016/2017 BAHASA INDONESIA SMK/MAK
MENENTUKAN GAGASAN PENJELAS DALAM TEKS EKSPLANASI
Kunci Jawaban: A

Soal di atas menanyakan gagasan penjelas yang tepat untuk gagasan utama teks. Jika dikaitkan dengan kisi-kisi UN 2017/2018, soal di atas termasuk ke ruang lingkup materi menulis terbatas level kognitif aplikasi. Kompetensi yang diuji yaitu melengkapi teks eksplanasi.


Jenis teks di atas yaitu teks eksplanasi. Teks eksplanasi menjelaskan sebab-sebab terjadinya sesuatu. Untuk mengembangkan gagasan utama teks ekplanasi dibutuhkan gagasan penjelas yang memiliki hubungan erat dengan gagasan utama. Hubungan antara gagasan utama dan gagasan penjelas dalam teks eksplanasi menyatakan sebab akibat.

Gagasan penjelas yang memiliki hubungan sebab akibat dengan gagasan utama sebab terjadinya banjir yaitu (1) pendangkalan sungai dan (buang sampah sembarangan). Pendangkalan sungai menyebabkan air mudah meluap. Kebiasaan buang sampah sembarangan menyebabkan penyumbatan aliran air.

Program reboisasi dan pengerukan sungai merupakan upaya mencegah dan mengatasi banjir sehingga tidak tepat menjadi gagasan penjelas sebab terjadinya banjir.

RINGKASAN MATERI

TEKS EKSPLANASI

A.  Pengertian Teks Eksplanasi

Genre teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan   suatu proses atau peristiwa tentang asal-usul, proses, atau perkembangan suatu fenomena, mungkin berupa peristiwa alam, sosial, ataupun budaya (Kosasih, 2014: 178).

B.  Menyusun Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri:  (1) strukturnya terdiri atas pernyataan umum (gambaran awal tentang apa yang disampaikan), deretan penjelas (inti penjelasan apa yang disampaikan), dan interpretasi (pandangan atau simpulan), (2) memuat informasi berdasarkan fakta (faktual), dan (3) faktualnya memuat informasi yang bersifat keilmuan, misalnya tentang sains.

Berdasarkan struktur teks eksplanasi di atas, langkah-langkah menyusun teks ekplanasi adalah sebagai berikut.

1.      menyusun bagian pernyataan umum.

2.      menyusun bagian deretan penjelas.

3.      menyusun bagian ulasan.

Contoh teks eksplanasi

Proses Terjadinya Salju

Salah satu fenomena menarik saat musim dingin adalah salju. Salju menjadi unik karena kristal-kristal es yang lembut dan putih seperti kapas ini hanya hadir secara alami di negeri empat musim atau di tempat-tempat yang sangat tinggi seperti Puncak Gunung Jayawijaya di Papua.

Salju berawal dari uap air yang berkumpul di atmosfer bumi. Kumpulan uap air mendingin sampai pada titik kondensasi (yaitu temperatur dimana gas berubah bentuk menjadi cair atau padat)., kemudian menggumpal membentuk awan. Pada saat awal pembentukan awan, massanya jauh lebih kecil daripada massa udara sehingga awan tersebut mengapung di udara. Namun, setelah kumpulan uap terus bertambah dan bergabung ke dalam awan tersebut, massanya juga bertambah, sehingga pada suatu ketika udara tidak sanggup lagi menahannya. Awan tersebut pecah dan partikel air pun jatuh ke bumi.

Partikel air yang jatuh itu adalah air murni (belum terkotori leh partikel lain). Air murni tidak langsung membeku pada temperatur 0Celcius, karena pada suhu tersebut terjadi perubahan fase dari cair ke padat. Untuk membuat air murni beku dibutuhkan temperatur lebih rendah daripada 0C.

Temperatur udara tepat di bawah awan adalah 0C. Tapi, temperatur yang rendah saja belum cukup untuk menciptakan salju. Saat partikel-partikel air murni tersebut bersentuhan dengan udara, maka air murni tersebut terkotori oleh partikel-partikel lain. Ada partikel-partikel tertentu yang berfungsi mempercepat fase pembekuan, sehingga air murni dengan cepat menjadi kristal-kristal es.

Partikel-partikel pengotor yang terlibat dalam proses ini disebut nukleator, selain berfungsi sebagai pemercepat fase pembekuan, juga perekat antar uap air. Sehingga partikel air (yang tidak murni lagi) bergabung bersama dengan partikel air lainnya membentuk kristal lebih besar. Jika temperatur udara tidak sampai melelehkan kristal es tersebut, kristal-kristal es jatuh ke tanah dalam bentuk hujan air.

Kristal salju memiliki struktur unik, tidak ada kristal salju yang memiliki bentuk yang sama di dunia ini seperti sidik jari kita. Salju yang sudah turun semenjak bumi tercipta hingga sekarang, tidak satu pun yang memiliki bentuk kristal yang sama. Meskipun memiliki keunikan, salju juga tidak jarang mengakibatkan banyak kerugian baik fisik maupun material yang tentu tidak sedikit nilainya.

MENGURUTKAN KALIMAT ACAK TEKS EKSPOSISI

PEMBAHASAN SOAL UN 2016/2017 BAHASA INDONESIA SMK/MAK
MENGURUTKAN KALIMAT ACAK MENJADI TEKS EKSPOSISI YANG PADU
Kunci jawaban: D

Pembahasan

Soal di atas menanyakan urutan kalimat agar menjadi paragraf eksposisi padu. Jika dikaitkan dengan kisi-kisi UN tahun 2017/2018 termasuk ke ruang lingkup materi menulis terbatas level kognitif aplikasi (penerapan). Kompetensi yang diuji yaitu menggabungkan kalimat / mengurutkan kalimat acak.


Teks di atas berjenis teks eksposisi. Struktur teks eksposisi terdiri pernyataan pendapat/tesis, diikuti argumentasi, dan penegasan.

Pernyataan pendapat pada teks tersebut adalah kalimat (3) Jumlah pelanggar jalur Trans-Jakarta akhir-akhir ini cenderung menurun. Urutan argumen untuk mendukung tesis kalimat (3) adalah kalimat (4), (1), (2). Dengan demikian jawaban yang tepat adalah pilihan jawaban D (3), (4), (1), (2).

RINGKASAN MATERI

MENGURUTKAN KALIMAT ACAK MENJADI PARAGRAF PADU (TEKS EKSPOSISI)

Kalimat acak adalah kalimat lepas yang dapat dijadikan paragraf yang padu dengan cara menempatkan kalimat utama kemudian diikuti kalimat penjelas yang diurutkan secara logis dan berhubungan satu dengan yang lain. Pada teks eksposisi, kalimat utama berupa pernyataan pendapat dan kalimat penjelas berupa argumen-argumen.

Struktur teks eksposisi diawali dengan pernyataan pendapat/tesis, kemudian diikuti argumen dan penegasan.

Langkah-langkah mengurutkan kalimat acak menjadi paragraf padu teks ekspoisisi adalah sebagai berikut.

1.  Bacalah dengan cermat.

2.  Pilihlah kalimat yang berisi pernyataan pendapat/tesis. Gunakan kalimat tersebut sebagai kalimat awal kemudian diikuti kalimat argumen dan penegasan yang mendukung tesis tersebut.

Kisi-Kisi Ujian Nasional SMK/MAK Tahun 2017-2018

kisi un smk 2018
Berikut ini adalah berkas Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) SMK/MAK Tahun Pelajaran 2017-2018. Download file format .docx Microsoft Word yang Blog Guru Madrasah sajikan untuk rekan guru SMK/MAK. Tentunya dengan adanya kisi-kisi UN SMK/MAK ini, maka proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru khususnya untuk kelas 12 akan menjadi terfokus untuk membahas materi yang akan di UN kan saja. Sehingga para peserta didik akan siap untuk mengerjakan semua soal UN. Sebab biasanya, soal-soal UN tidak jauh berbeda dengan kisi-kisi yang disediakan.

Kisi-kisi UN SMK 2018 Lengkap memuat 5 mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia SMK/MAK, Bahasa Inggris – SMK/MAK, Matematika Teknik - SMK/MAK, Matematika Akuntansi – SMK/MAK, Matematika Pariwisata – SMK/MAK.

Untuk memberikan sedikit pemahan, berikut ini kami sajikan Gambaran umum Kisi-kisi UN SMK/MAK 2018 Lengkap Mata Pelajaran Matematika Teknik:

Lingkup Materi Aljabar pada Level Kognitif Pengetahuan dan Pemahaman yaitu Peserta didik dapat memahami dan menguasai konsep:
  • Pangkat, bentuk akar, logaritma
  • Matriks dan sifat-sifatnya
  • Sistem persamaan linier dua variabel
  • Persamaan kuadrat
  • Fungsi kuadrat
  • Barisan dan deret
  • Program linear
Lingkup Materi Geometri dan Trigonometri pada Level Kognitif Pengetahuan dan Pemahaman yaitu Peserta didik dapat memahami dan menguasai konsep:
  • Perbandingan trigonometri
  • Unsur-unsur bangun ruang
  • Hubungan antara unsur bangun ruang
Lingkup Materi Statistika dan Peluang pada Level Kognitif Pengetahuan dan Pemahaman yaitu Peserta didik dapat memahami dan menguasai konsep:
  • Penyajian data dalam tabel dan diagram
  • Ukuran letak data
  • Ukuran pemusatan dan ukuran penyebaran
Lingkup Materi Kalkulus pada Level Kognitif Pengetahuan dan Pemahaman yaitu Peserta didik dapat memahami dan menguasai tentang grafik fungsi dan sifat-sifatnya yang meliputi:
  • Limit fungsi
  • Turunan fungsi
  • Integral
  • Garis singgung
Untuk lebih jelasnya mengenai Kisi-kisi UN SMK/MAK 2018 Lengkap, silahkan rekan guru bisa mengunduh filenya di bawah ini.

KISI-KISI UN SMK/MAK TAHUN 2017-2018

Demikian mengenai  Kisi-Kisi Ujian Nasional SMK/MAK Tahun 2017-2018. Semoga bermanfaat buat rekan guru terutama yang mengajar di SMK/MAK.